Minggu, 17 April 2011

50 Kalimat CINTA Dari Seorang Gombloh




1. "Di radio aku dengar lagu kesayanganmu, ku telepon di rumahmu sedang apa sayangku, berharap engakau mendengar dan ku katakan rindu". (Ku Gadaikan Cintaku)

2. "Kau bilang cinta padaku, aku bilang pikir dulu, selera kita terlalu jauh berbeda". (Singkong dan Keju)

3. "Biarkan aku akan berkata padamu sejujurnya, tak peduli dalam hati kecilmu engkau kan tertawa, engkau sayangku, kau cintaku, kan ku katakan AKU CINTA KAMU". (Nekad)

4. "Tak ada alasan bagiku untukmu kan berbohong kau lihat muka ku adakah padaku tampang pembohong, percayalah kau kepadaku di dunia ini kau nomer satu" (Nekad)

5. "Dengarlah sayang dengarlah kasih tangisan hati, sendiri menantikan engkau disini". (Untukmu Sayang)

6. "Walau engkau ingkari janji yang engkau ikrarkantapi ku tetap memaafkan kamu". (Untukmu Kekasih)

7. "Walau tanpa terpatri kata yang kau ucapkan tapi ku tetap mencintai kamu". (Untukmu Kekasih)

8. "Dihatiku, dimimpiku, dianganku hanya ada kamu'. (Di Hatiku Ada Kamu)

9. "Ku rasakan dipipiku, dirambutku hangat belaianmu". (Di Hatiku Ada kamu)

10. "Biarlah cepat berlalu dan ku gadaikan cintaku". (Ku Gadaikan Cintaku)

11. "Aku dambakan seorang gadis yang sederhana aku ini hanya anak singkong". (Singkong dan Keju)

12. "Bagiku sinar mentari tak seindah matamu, untukku elusan angin tak semulus kulitmu". (Lepen)

13. "Tiap saat ku titipkan pada angin rasa kerinduan'. (Di Hatiku Ada Kamu))

14. "Bersalahkah daku ini mencintai hanya dikau sayang". (Di Hatiku Ada Kamu)

15. "Andaikan semut semut pun dapat berbicara tiap sore aku melamun sendiri mungkin lama lama aku pun bisa jadi gila membayangkan dirimu memikirkan kau jadi gadisku". (Nekad))

16. "Telah aku sadari di dalam dada ini tersimpan satu kejujuran hati". (Untukmu Kekasih)

17. "Tak akn aku tutupi luapan rasa diri yang akan tetap mencintai kamu". (Untukmu Kekasih)

18. "Mungkinkah sayang mungkinkah kasih diriku ini dambakan cinta yang tulus darimu kekasih". (Untukmu Sayang)

19. "Biarkanlah mentari biarkan tenggelam disana daku akan menanti walaupun hatiku diambang duka". (Untukmu Sayang)

20. "Sejak kau lewat aku tertambat". (Cinta dan Roket)

21. "Senyum di bibirmu penghias mimpiku". (Cinta dan Roket)

22. "Percayalah kau dihatiku tersimpan dirimu". (Percayalah)

23. "Percayalah kau di dada ku ada tawamu". (Percayalah)

24. "jangan kau tanya cinta ku kepadamu, percayalah tak kan aku bekukan cintaku". (Percayalah)

25. "Debar nyaliku gemetar tanganku andaikan dirimu menerima cintaku". (Nekad)

26. "Copot jantungku matilah diriku andaikan dirimu menolak cintaku". (Nekad)

27. "Untukmu sayang semua semua cintaku". (Untukmu Sayang)

28. "Untukmu sayang yang ada dihatiku". (Untukmu Sayang)

29. "Boleh kau tanya pada bulan aku naksir hidungmu". (Arjuna Cari Cinta)

30. "Dan untuk iklan aku naksir pipimu". (Arjuna Cari Cinta)

31. "Dihatiku ada kata SUMPAH MATI AKU SAYANG KAMU". (Arjuna Cari Cinta)

32. "Dimimpiku ada rasa SUMPAH AKU CINTA KAMU". (Arjuna Cari Cinta)

33. "Cintaku kepadamu sayang kan ku bawa tiap mimpi". (Di Hatiku Ada Kamu)

34. "Setia ku kepadamu sayang kan ku bawa sampai mati". (Di Hatiku Ada Kamu)

35. "Dengarkanlah nyanyian lagu cinta untukmu, biar api hadang jalanku kau tetap idolaku". (Arjuna Cari Cinta)

36. "Onak dan duri gores pantatku ku tetap menunggumu". (Arjuna Cari Cinta)

37. "Gadis jelita kau membuatku gila". (Cinta dan Roket)

38. "Rembulan kan jadi saksi bahwa kasihku tulus dan suci". (Di Hatiku Ada Kamu)

39. "Tak peduli omongan temanku tak peduli resiko untukku, aku naksir kamu, kau jadi gadisku". (Lepen)

40. "Di tengah malam dan di ujung pagi aku pun tetap mengharapkanmu". (Untukmu Kekasih)

41. "Kawat berduri rantai diriku terimalah salamku". (Arjuna Cari Cinta)

42. "Andaikan mungkin hanya sedetik ku cium bibirmu ku tulis iklan, ku pasang slogan
bahagia hatiku". (Cinta dan Roket)

43. "Andaikan mungkin engkau pacarku apa yang kau mau separuh bulan atau separuh bintang ku panjat untukmu". (Cinta dan Roket)

44. "Di kamar ku yang sempit melamun ku sendiri bolak balik ku baca suratmu yang dulu engkau titip salam, salam rindumu kepadaku". (Percayalah)

45. "mata mengerling membuatku juling dan jalanmu berlenggang hei aku pun berdendang". (Cinta dan Roket)

46. "Ku rindu hangat cintamu pelita di hati ini". (Di Hatiku Ada Kamu)

47. "Dengarkan manisku, kumbang ku tanyai barang kali dia tahu tempatmu". (Arjuna Cari Cinta)

48. "Ku pandang potretmu tersenyum padaku pikiran ku melayang membelai rambutmu". (Percayalah)

49. "Andaikan mungkin hanya sekilas kau berkata sayang ku ikat cinta di atas roket
dan aku pun lengket". ( Cinta dan Roket)

50. "Hari demi hari makin penuh dengan cintamu". (Percayalah)

Senin, 11 April 2011

Strategi Pelaksanaan Harga Diri Rendah

STRATEGI PELAKSANAAN
KLIEN DENGAN HARGA DIRI RENDAH SITUASIONAL
Pertemuan 1

I. Orientasi :
1. Salam terapeutik : Assalamuaalaikum.. Selamat pagi ibu/ bapak. saya perawat dayat trihadi, mahasiswa dari Poltekkes Semarang, Biasa dipanggil caqyl. Nama ibu / bpk siapa ? senang dipanggil apa ?
2. Evaluas / validasi : Bagaimana perasaan ibu/bapak hari ini? Bagaimana istirahat Ibu/bapak semalam? Apakah dapat tidur? Apa yang menyebabkan ibu/bapak tidak dapat tidur? apakah ada yang sedang mengganggu dipikiran Ibu/Bapak?
3. Kontrak :
a. Topik : Baiklah... Bagaimana bu/pak bagaimanan kalau saat ini kita membicarakan tentang kegiatan dan kemampuan yang ibu/bapak pernah lakukan? Setelah itu kita akan memilih kegiatan mana yang masih dapat ibu/bapak lakukan pada saat ini di rumah sakit.
b. Tempat : menurut ibu/bapak dimana enaknya kita mebicarakan hal ini ? Bagaimana kalau dsini saja?
c. Waktu : Kurang lebih 20 menit

II. Kerja :
a. Baiklah ibu/bapak, apa saja kegiatan yang dilakukan dirumah sebelum sakit? Bagus! Apalagi ibu/bapak? Oh melukis,menyanyi, mengaji,menulis .....? wah banyak juga kegiatan yang dilakukan ada 8 kegiatan/kemampuan yang ibu/bapak miliki
b. Ibu/bapak tadi sudah meyebutkan ada 8 kemapuan yang dimiliki.nah sekaramg kita melihat kegiatan mana yang masih dapat dilakukan dirumah sakit.Wah... ibu/bapak masih ada 2 kegiatan yang masih dapat dilakukan di rumah sakit ini.
c. Baiklah ibu/bapak,sekarang coba pilih salah satu kegiatan yang akan kita lakukan...wah memilih untuk mengaji ya apakah saat ini membawa Al-quran. Sekarang silahkan membaca ayat yang diinginkan. Bagus! Nah sekarang ibu/bapak sudah selesai mengaji.


III .Terminasi
a. Evaluasi subyektif :
Nah ... ibu / bapak, kita sudah mengadakan pembicaraan dan melakukan pengajian gimana perasaannya?
b. Evaluasi objektif :
Coba ibu / bapak ceritakan kembali apa saja yang sudah kita bicarakan tadi dan yang sudah dilakukan ibu/bapak.
c. Rencana tindak lanjut :
Baiklah ibu/bapak silahkan mencoba lagi atau mengingat lagi kegiatan apa yang sudah dilakukan dan mencoba membaca Al Quran sampai lancar.
d. Kontrak yang akan datang :
Topik : Bu / Bpk ..... saya akan kembali lagi besok dan kita akan memasukkan kegiatan yang ibu/bapak lakukan kedalam jadwal kegiatan harian
Tempat : Dimana sebaiknya kita bertemu nanti bu / bapak ?
Bagaimana kalau disini saja?.
Waktu : Ibu/ bapak jam berapa kita dapat ketemu kembali ? Bagaimana kalau jam 9 pagi?.
Baiklah bu / bapak .... Saya permisi dulu . Assalamualaikum.


Jumat, 01 April 2011

Bukan Ku Tak Mau

Indonesia Raya, dimana mana ya sebagai seorang pelajar kerjannya belajar (nek gelem), belajar di kelas (paling juga ndopok kalo ga ya tidur), terus ngerjain tugas (kalo inget)
hhhmmmm namanya juga calon mantri (kalo kaum inteTELEKtual yang mengagung-agung kan titel dan status bilangnya mahasiswa keperawatan), ya kalau kuliah pasti ada tugas.

*sebenarnya masalahnya dimana sih ?

oke pemirsa itu tadi pembukaan
masalah utamanya adalah dengan yang namanya TUGAS
menurut sebenarnya tugas cuma ada 2 (dua) macam, individu dan kelompok
individu itu dikerjain sendiri kalo kelompok ya dikerjain bareng sama temen
diantara dua macam tugas itu sebenarnya saya lebih suka tugas individu
KENAPA ?

jadi katakanlah seperti ini saudara saudara, kalo tugas individu tuh mau kita ngerjain kapan, dengan cara apapun, bagaimana cara ngerjainnya, isinya apa aja itu terserah kita yang penting waktu hari H tugas itu udah selesai

mungkin semenjak saya jadi calon mantri banyak teman teman yang menganggap saya tidak pernah mengerjakan tugas, hanya numpang nama (miris sekali *seerr jjuut), dan akhirnya cuma patungan duit doank (itu juga abot alot) *nasib
kenapa sih saya seperti itu ?
oke, saya memang tau saya tidak sepintar kalian, tidak sekritis kalian, tidak sePERFECT kalian yang ngerjain tugas harus komplit ngerjain dari A sampai Z
saya simple cuma ngerjain tugas apa yang diperintahkan oleh dosen, diluar itu masa bodoh
saya emang ga sepintar kalian, sulit bagi saya untuk mengikuti jalan pikiran kalian yang PINTAR
kadang pendapat saya tidak didengarkan kalian, karena kalian menginginkan sesuatu yang PERFECT sedangkan saya orangnya simple
yah, namanya juga belajar, salah ya wajar lah, daripada "ndrememel" tapi ga tau apa yang diomongin, cuma coppast aja di buku


tapi tolong kalian jangan menJUDGE saya seperti itu, tolong jangan diliat dari satu sisi saja, kalo kata orang bule bilang "don't see the book from cover"
tapi tolong lihat jika ada tugas individu, ga pernah saya telat ngumpulin, semua udah komplit dari ngeprint sampai njilid (gawe bombong awake dewek)
mungkin diantara teman teman yang lain malah masih ada yang bilang tinggal ngeprint lah, tinggal njilid lah
oh no !!!!


so, maaf saudara saudara sekalian otak saya belum bisa mengikuti otak saudara saudara sekalian, kalo dipaksakan nanti bisa overload
semakin banyak anak semakin banyak otak semakin banyak pemikiran lebih baik saya yang mengalah